berpantun-pantun di tepi tangga,sambil bersantap menghadap komputer
" minggu ini minggu pengajaran,
segala penyesalan memanglah padan,
tempat ini menguji iman,
hati gundah mengapa demikian?"
" sambil bersantap teringatkan lagu,
tidak mengapa cuma masalahnya satu,
segala perbuatan lagu bertamu,
khusuk’ terbang kemana tak tahu"
" sifat malas mencengkam diri,
tahu salah; berdiam diri,
perlu bantuan kanan dan kiri,
harus kembali pada Ilahi"
" rezeki banyak,nikmat melimpah,
tapi gerangan semakin lemah,
tak arif cara, pandanglah! lihatlah!
tak senang duduk, berdiri tak betah"
" menggompol azam sehabis kudrat,
pohon istiqamah munculkan diri,
harapan tinggi membaiki yang cacat,
minggu hadapan membawa seri"
P/s : "kehadapan teman yang ingin tahu,
seraya cuma nak memberitahu,
diri sengaja berbahasa melayu,
lama tinggal menggunung rindu"
April 6th, 2007 at 3:01 am
berpantun now are we?tangga and komputer doesn’t rhyme btw.unless you consider tangg(er),hehe
cheers.You’ve been awfully submerged it seems
April 6th, 2007 at 4:01 am
waaaaaaaaaaa…. naniiiiii… impressive… sungguh ku x sangke.. rumet ku rupe2nye sgt bebakat..
antare bkt2 nani yg telah berjaye dikenal pasti spnjg 8 bulan mengenali die
-> blogging (obviously)
-> traditional dance
-> nyanyi
-> debate
-> masak
-> berphilosophy
-> pantun
-> tido paling awal.. haha!
yg laen, dlm proses mngenal pasti.. =p
April 6th, 2007 at 4:25 am
aijud: ” hai jejaka, lama tak dengar berit(e),macamna australia, hidup ok ke?”
anem: “ilham dah datang, takde benda nak bangg(e), bakat yang ade sume tuhan yang puny(e)”
April 6th, 2007 at 6:38 am
nani.. how ure been doing/ wut this pantun is all about? oh well. spread your wings to bahasa.. specifically to pantun. i wonder where all the post goes. ure not blogging anymore or wut? bz eh? oh well. ignore aijud comments on tanga and komputer. it certainly does rhyme. try say it out loud. i think la.
April 6th, 2007 at 8:05 pm
ni cm syair je
pantun 2 lain 2 lain.
April 10th, 2007 at 9:26 am
nani nani nani,
ape dah jadi ni?
hehe. nice one i would say.
ps:just realized that my bahasa is completely lintang pukang of late. over-immersed in 2nd lingo sampai lupa mothertounge.so un-malaysian! bajet speaking lah, tapi everything spoken or written went haywire.